WHAT'S NEW?
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan

Langkah – langkah membuat makalah / penulisan karya ilmiah yaitu :

1.1.1 Mengatur format kertas

·         Buka Microsof Word

·         Pada menu Page Layout, pilih Page Setup sehingga keluar tampilan seperti di bawah ini :


·         Pada tab Margin, atur marginnya sesuai ketentuannya.
·         Pada tab Paper, pilih paper size dan atur kertas sesuai yang diinginkan.

1.1.2 Membuat judul bab agar terletak pada section yang berbeda

Misalnya ada 5 judul bab yang akan dibuat yaitu: Kata Pengantar, Daftar Isi, Pendahuluan, Tinjauan Pustaka, dan Metode. Agar judul – judul ini terletak pada section yang berbeda, caranya :
·         Pada menu Page Layout, pilih Page Setup, klik Breaks . Pada Section Breaks Pilih Next Page,  :
Lakukan perintah yang di atas sebanyak 5 kali sehingga keluar tampilan 5 kertas kosong. Pada tiap- tiap kertas tersebut ketikkan masing – masing satu judul babnya.

1.1.3      Mengatur Paragraf

Pada menu Home, klik tanda panah pada Styles  pilih Normal,   Klik tanda panah ke bawah pada normal  pilih Modify
             Klik tombol Format,       Klik Format-Font, atur jenis huruf, ukurannya, dan lainnya jika diperlukan, kemudian tekan OK. Klik Format-Paragraph, atur aliqnment, indentation, spacing sesuai yang diinginkan, kemudian klik OK.

1.1.4 Heading  

    Jika Styles Normal selesai diatur, pilih Styles Heading 1. Heading 1 ini berfungsi untuk mengatur judul bab. Langkah kerjanya sama seperti pada Styles Normal. Atur sesuai yang diinginkan kemudian tekan OK.
     Setelah diatur, letakkan cursor  pada judul – judul bab yang ada pada makalah tersebut satu per satu dan tekan Heading 1. Maka secara otomatis judul – judul tersebut akan berubah sesuai dengan apa yang telah diatur / di format sebelumnya pada Heading 1 .
     Kemudian pilih Styles Heading 2. Heading 2 ini berfungsi mengatur judul sub babnya. Langkah kerjanya pun sama seperti Heading 1, dan atur sesuai yang diinginkan, kemudian klik OK.


          Membuat Halaman


  Pada menu insert,,pilih header & footer, klik page number.
  Tentukan posisi/letak halaman yang anda inginkan, mis : di bawah, di atas, dll.

Biasanya pada setiap makalah, untuk bab Kata Pengantar dan Daftar Isi menggunakan halaman (i,ii,iii), sedangkan untuk halaman selanjutnya menggunakan nomor (1,2,3,..). Ada pun cara mengaturnya adalah :
     Setelah kita mengatur halaman melalui menu insert, maka secara otomatis akan muncul menu Design.
      Pilih bab Kata Pengantar, double klik pada nomor halamannya, kemudian pilih menu Design  klik Page Number yang terletak di sudut kiri  pilih Format Page Number.
Pada Format Number, pilih (i,ii,iii,…)Pada Page Numbering, klik Continue from previous section  OK.
     Selesai kita mengatur untuk Bab Kata Pengantar, pilih bab Daftar Isi. Lakukan hal yang sama seperti cara di atas mulai dari poin ke-2 sampai poin 4.
     Untuk bab Pendahuluan, lakukan hal yang sama seperti poin ke-2 saja.
Pada Format Number, pilih (1,2,3,…)
Pada Page Numbering, Klik Start at  dan ketikkan angka 1 pada box yang disediakan, kemudian klik OK.

Cara mengubah letak halaman agar berbeda pada satu file

Kita dapat mengatur letak halaman dalam satu file itu sesuai dengan yang kita inginkan. Misal, kita ingin mengubah letak page number khusus pada halaman yang ada judul babnya saja sehingga berbeda dengan yang tidak berjudul. Caranya :
      Misal, pilih bab Kata Pengantar   doble klik pada page numbernya.
      Ceklis (P) Different First Page, maka nomor halaman tadi akan hilang. Jadi atur kembali page numbernya seperti cara semula, yaitu pilih Page Number   pilih letak yang Anda inginkan (mis, Top of Page).
      Agar page number pada semua halaman yang ada judul babnya sama seperti di atas, caranya letakkan cursor pada nomor halaman di tiap – tiap halaman yang berjudul bab satu per satu, kemudian ceklis  (P)Different First Page.
Sementara, untuk yang tidak ada judul babnya, kita juga bisa mengubah letak page numbernya agar berbeda. Caranya:
Doble klik pada salah satu halaman yang tidak ada judul babnya
Ceklis (P) Different Odd & Even Pages.
Jika page numbernya hilang, maka atur kembali seperti cara semula, dan pilih letak page number sesuai yang Anda inginkan. Maka secara otomatis letak page number pada semua halaman yang tidak ada judulnya,akan berubah sesuai dengan yang telah diatur. 



   Membuat Daftar Isi secara Otomatis

Sebelum kita membuat daftar isinya, kita terlebih dahulu mengatur susunan/bentuk untuk juduk bab dan sub babnya. Caranya :
  Pada menu Home   paragraph
  Klik Multilevel List  pilih Define New Multilevel List..
  Pada tiap – tiap level, atur sesuai yang kita inginkan. Seperti contoh di atas kita hanya menggunakan Heading 1 dan Heading 2 saja, sehingga yang kita atur formatnya hanya 2 level saja.
Setelah semuanya selesai diatur, klik OK

Contoh hasilnya setelah diatur seperti tampilan di bawah ini :


  • Letakkan cursor pada tiap–tiap judul babnya satu per satu, kemudian klik Heading 1. Maka secara otomatis judul – judul tersebut akan berubah sesuai format yang telah kita atur sebelumnya.
  • Lakukan hal yang sama seperti di atas agar judul sub babnya juga berubah sesuai yang telah diatur, tapi klik heading 2.


Cara mengatur daftar isi secara otomatis, yaitu:
  • Pada menu References Å¾ pilih Table of Contents
  • Klik Insert Table of Contents... sehingga muncul tampilan seperti di bawah ini :
  • Pada General, atur levelnya sesuai yang digunakan.
  • Misal, karena seperti contoh di atas kita hanya memakai Heading 1 dan Heading 2 saja, maka ketikkan 2 di bok pada show levels.
  • Klik OK
  • Jika keluar kotak dialog, maka “No” kan saja.
  • Maka, daftar isi akan terbuat secara otomatis.

Note :
Daftar isi dapat terbuat secara otomatis jika judul bab dan subjudulnya dibuat melalui  Heading 1 dan Heading 2.



Konfigurasi DMZ Pada Router Debian :
Konfigurasi ini sesuai dengan Topologi pada LKS Networking Jateng 2012 tapi IP ini hanyalah contoh karena nanti IP anda akan ditentukan sesuai dengan nomor meja masing - masing.

Pastikan Server dan router anda sudah diberi IP Virtual untuk memforward port dari Router ke Server.
Pada Router
# nano /etc/network/interfaces
Tambahkan ini dibaris paling bawah
up ip addr add 10.20.12.3/24 brd 10.20.12.255 dev eth0 label eth0:0
up ip addr add 10.20.12.4/24 brd 10.20.12.255 dev eth0 label eth0:1


Pada Server
# nano /etc/network/interfaces
Tambahkan ini dibaris paling bawah
up ip addr add 192.168.20.3/24 brd 192.168.20.255 dev eth0 label eth0:0
up ip addr add 192.168.20.4/24 brd 192.168.20.255 dev eth0 label eth0:1


Jangan lupa direstart jaringannya
# /etc/init.d/networking restart

Jika sudah kita ke Server dan Setting DNS baru untuk IP Virtualnya
# nano /etc/bind/db.pelita (db.pelita disesuaikan dengan masing2 konfigurasi)
Tambahkan ini
@ IN NS server.lksjateng.com
@ IN NS www.lksjateng.com
@ IN MX  10  mail.lksjateng.com
@ IN NS server2.lksjateng.com
@ IN NS www2.lksjateng.com
@ IN MX  10  mail2.lksjateng.com

server IN A 192.168.20.2
www IN A 192.168.20.3
mail IN A 192.168.20.4
server2 IN A 10.20.12.2
www2 IN A 10.20.12.3
mail2 IN A 10.20.12.4

Kemudian edit file ini
# nano /etc/bind/db.192
Tambahkan ini
@ IN NS server.lksjateng.com
2 IN PTR server.lksjateng.com
3 IN PTR www.lksjateng.com
4 IN PTR mail.lksjateng.com

Jangan lupa di restart bind9 nya :)

Masih diserver sekarang konfigurasi webservernya
# nano /etc/apache/sites-available/web
cari dan rubah dan file yang paling ini
<virtualhost 192.168.20.3:80>
ServerAdmin admin@lksjateng.com
ServerName www.lksjateng.com
ServerAlias lksjateng.com
DocumentRoot /var/www/web/
Jika sudah buat direkroti baru
# mkdir /var/www/web

Isikan direktori tersebut dengan php
# nano /var/www/web/index.php
isi dengan ini
<?php
phpinfo();
?>
Kemudian restart apache2 nya
# /etc/init.d/apache2 restart

Masih di Server sekarang konfigurasi FTPnya
# nano /etc/proftp/proftpd.conf
cari dan ganti bagian ini
PassivePort 5000 5005 (hilangkan tanda # sebelumnya)

# /etc/init.d/proftpd restart

Masih di Server sekarang masuk pada bagian Mail
# nano /etc/squirrelmail/apache.conf
cari dan rubah bagian ini
<virtualhost 192.168.20.4:80>
ServerName mail.lksjateng.com
# /etc/init.d/apache2 restart
Jika sudah sekarang kita masuk pada bagian Router tambahkan konfigurasi Iptables pada :
# nano /etc/rc.local

iptables -F
iptables -X

iptables -A FORWARD -m state --state NEW,ESTABLISHED,RELATED -j ACCEPT
iptables -A OUTPUT -m state --state NEW,ESTABLISHED,RELATED -j ACCEPT

# DMZ untuk DNS
iptables -A INPUT -p tcp -m multiport -d 10.20.12.2 --dport 53 -j ACCEPT
iptables -A FORWARD -p tcp -m multiport -d 192.168.20.2 --dport 53 -j ACCEPT
iptables -t nat -A PREROUTING -p tcp -m multiport -d 10.20.12.2 --dport 53 -j DNAT --to 192.168.20.2:53

iptables -A INPUT -p udp -m multiport -d 10.20.12.2 --dport 53 -j ACCEPT
iptables -A FORWARD -p udp -m multiport -d 192.168.20.2 --dport 53 -j ACCEPT
iptables -t nat -A PREROUTING -p udp -m multiport -d 10.20.12.2 --dport 53 -j DNAT --to 192.168.20.2:53

#DMZ untuk Webserver
iptables -A INPUT -p tcp -m multiport -d 10.20.12.2 --dport 80 -j ACCEPT
iptables -A FORWARD -p tcp- m multiport -d 192.168.20.2 --dport 80 -j ACCEPT
iptables -t nat -A PREROUTING -p tcp -m multiport -d 10.20.12.2 --dport 80 -j DNAT --to 192.168.20.2

iptables -A INPUT -p tcp -m multiport -d 10.20.12.3 --dport 80 -j ACCEPT
iptables -A FORWARD -p tcp -m multiport -d 192.168.20.3 --dport 80 -j ACCEPT
iptables -t nat -A PREROUTING -p tcp -m multiport -d 10.20.12.3 --dport 80 -j DNAT --to 192.168.20.3

#DMZ untuk FTP
iptables -A INPUT -p tcp -m multiport -d 10.20.12.2 --dport 21 -j ACCEPT
iptables -A FORWARD -p tcp -m multiport -d 192.168.20.2 --dport 21 -j ACCEPT
iptables -t nat -A PREROUTING -p tcp -m multiport -d 10.20.12.2 --dport 21 -j DNAT --to 192.168.20.2:21

iptables -A INPUT -p tcp -m multiport -d 10.20.12.2 --dport 5000:5005 -j ACCEPT
iptables -A FORWARD -p tcp -m multiport -d 192.168.20.2 --dport 5000:5005 -j ACCEPT
iptables -t nat -A PREROUTING -p tcp -m multiport -d 10.20.12.2 --dport 5000:5005 -j DNAT --to 192.168.20.2

#DMZ untuk Mail
iptables -A INPUT -p tcp -m multiport -d 10.20.12.4 --dport 80,25,110,143 -j ACCEPT
iptables -A FORWARD -p tcp -m multiport -d 192.168.20.4 --dport 80,25,110,143 -j ACCEPT
iptables -t nat -A PREROUTING -p tcp -m multiport -d 10.20.12.4 --dport 80,25,110,143 -j DNAT --to 192.168.20.4

#DMZ untuk Samba
iptables -A INPUT -p udp -m multiport -d 10.20.12.2 --dport 137:139 -j ACCEPT
iptables -A FORWARD -p udp -m multiport -d 192.168.20.2 --dport 137:139 -j ACCEPT
iptables -t nat -A PREROUTING -p tcp -m multiport -d 10.20.12.2 --dport 137:139 -j DNAT --to 192.168.20.2

exit 0

Jika sudah reboot Server dan Router anda :)

Untuk pengecekan DMZ anda bisa melakukannya pada jaringan 10.20.12.0/24 kemudian mengetikan IP Virtual tersebut di Browser anda masing2
10.20.12.2 = Webserver HTML
10.20.12.3 = Webserver PHP
10.20.12.4 = Mailserver
ftp://10.20.12.2 = FTP Server
\\10.20.12.2 = File Sharing Server



Rule Firewall Untuk Memonitoring Bandwidth dengan Iptables

Setelah jaringan telah bekerja dengan sempurna, Langkah berikutnya adalah membuat rule firewall untuk memungkinkan kita memantau statistik atau total penggunaan bandwidth internet yang dilakukan oleh jaringan lokal berdasarkan service tertentu sebagaimana disebutkan dalam skenario.
Langkah pertama dalam membuat rule firewal adalah membuat chain baru dengan nama “DOWNLOAD” dan “UPLOAD” seperti berikut ini:

# iptables -­N DOWNLOAD
# iptables ­-N UPLOAD
# iptables ­-nL 

Setelah mendefinisikan chain baru , selanjutnya mendefinisikan rule-rule firewall untuk mengklasifikasikan traffic FORWARD menjadi traffic UPLOAD dan DOWNLOAD. Langkahnya sebagai berikut:

# iptables ­-A FORWARD ­-s 192.168.0.0/24 ­-o eth0 ­-j UPLOAD
# iptables ­-A FORWARD -­d 192.168.0.0/24 ­-i eth0 ­-j DOWNLOAD

Selanjutnya membuat rule-rule firewall untuk menyesuaikan traffic UPLOAD dan DOWNLOAD dengan service HTTP, SMTP, POP3, DNS, dan SSH, seperti berikut ini:

# iptables -­A UPLOAD ­-p tcp -­s 192.168.0.0/24 --dport 80
# iptables -A UPLOAD ­-p tcp ­-s 192.168.0.0/24 --dport 25
# iptables ­-A UPLOAD ­-p tcp ­-s 192.168.0.0/24 --dport 110
# iptables ­-A UPLOAD ­-p tcp ­-s 192.168.0.0/24 --dport 53
# iptables ­-A UPLOAD ­-p udp ­-s 192.168.0.0/24 --dport 53
# iptables ­-A UPLOAD ­-p tcp ­-s 192.168.0.0/24 --dport 22
# iptables ­-A DOWNLOAD -­p tcp -­d 192.168.0.0/24 --dport 80
# iptables ­-A DOWNLOAD ­-p tcp ­-d 192.168.0.0/24 --dport 25
# iptables ­-A DOWNLOAD ­-p tcp ­-d 192.168.0.0/24 --dport 110
# iptables ­-A DOWNLOAD ­-p tcp ­-d 192.168.0.0/24 --dport 53
# iptables ­-A DOWNLOAD ­-p udp -­d 192.168.0.0/24 --dport 53
# iptables ­-A DOWNLOAD ­-p tcp -­d 192.168.0.0/24 --dport 22
Setelah rule rule firewal dibuat jangan lupa untuk menyimpan rule yang ada dengan menjalankan perintah berikut ini:
# service iptables save
Untuk distribusi linux Ubuntu perintahnya sebagai berikut:
# iptables­save > /etc/myiptables.cfg
Melihat penggunaan bandwidth upload dan download Selesai melakukan konfigurasi, selanjutnya dapat kita lakukan pemantauan bandwidth. Untuk melihat total bandwidth upload dan download perintahnya sebagai berikut:
#  iptables -­nL FORWARD ­-v

Untuk melihat rincian bandwidth download setiap service perintahnya sebagai berikut:
#  iptables ­-nL DOWNLOAD ­-v

Untuk melihat rincian bandwidth upload setiap service perintahnya sebagai berikut:
#  iptables ­-nL UPLOAD ­-v













Firewall
Firewall atau Tembok Api, berfungsi untuk memfilter semua paket yang lewat pada dirinya, baik dari jaringan Lokal ataupun Internet. Aplikasi server yang satu ini sangatlah penting, untuk melindungi jaringan local kita dari serangan luar. Aplikasi firewall yang terkenal pada linux adalah IpTables, selain itu ada juga Shorewall.

Blok Incoming Packet
Pada keadaan default, aplikasi IpTables telah terinstall secara otomatis saat kita menginstall system operasi Debian.
Tinggal kita konfigurasi saja.

Semua settingan IPTABLES terdapat pada
# nano /etc/rc.local
kemudian anda tinggal masukan RULE IPTABLES sebelum tulisan exit 0

a) Blok Ip yang Masuk,
iptables –A INPUT –s 192.168.12.1 –j DROP

b) Blok Subnet yang Masuk,
iptables –A INPUT –s 192.168.12.0/24 –j DROP

c) Blok Interface yang Masuk,
iptables –A INPUT –o eth0 –j DROP

Blok Outgoing Packet
Diatas adalah beberapa konfigurasi untuk memblokir paket yang masuk, dan berikut di bawah untuk memblokir paket yang keluar.

d) Blok Ip yang Keluar,
iptables –A OUTPUT –d 192.168.12.1 –j DROP

Blok Specified Port
Dalam pembahasan selanjutnya, kita akan mengkonfigurasi pemblokiran pada port protocol tertentu. Sebelumnya, anda harus mengetahui terlebih dahulu, nama protocol beserta port yang sering digunakan. Komputer kita terdapat kurang lebih 35.000 nomor port. Dan berikut port-port yang sering dipakai.

1. FTP (21)
2. SSH (22)
3. TELNET (23)
4. SMTP (25)
5. DNS (53)
6. TFTP (69)
7. HTTP (80)
8. POP3 (110)
9. IMAP (143)
10. HTTPS (443)

Sebagai permisalan, disini saya akan memblokir port FTP agar tidak bisa diakses.
a) Blok Port yang Masuk,
iptables –A INPUT -p tcp --dport 21 –j DROP

b) Blok dari Subnet tertentu,
iptables –A INPUT -s 192.168.12.0/24 –p tcp --dport 21 –j DROP

Allow Specified Port Only
Diatas adalah beberapa konfigurasi untuk memblokir, dan berikut jika kita mengijinkan Ip Tertentu saja yang bisa mengakses protocol tersebut.
c) Ijinkan Ip tertentu,
iptables –A INPUT –s 192.168.12.7 –j ACCEPT

d) Ijinkan Interface tertentu untuk mengakses FTP,
iptables –A INPUT –o eth1 –p tcp --dport 21 –j ACCEPT

Pada kesempatan ini saya akan menjelaskan cara mengkonfigurasi Router pada Debian 8.4

Fungsi Router
Router berfungsi sebagai sebuah alat penghubung di antara rangkaian yang berlainan. Semasa paket dihantar, router akan menjalankan beberapa proses penting antaranya ialah: membuat terjemahan protokol, mengemaskini jadual haluan, mengirim paket, membungkus paket dan membuka bungkusan paket. Selain itu juga router berperanan untuk menapis trafik dengan membenarkan paket tertentu sahaja. Ini membolehkannya bertindak sebagai alat pelindung ringkas bagi rangkaian anda.
 
Berikut adalah beberapa kelebihan router: 
1.      Menghubungkan dua atau lebih rangkaian untuk membentuk satu rangkaian
internetwork.
2.      Menghubungkan dua rangkaian yang berlainan protokol.
3.      Mengawal keselamatan rangkaian dengan membuat tapisan pada paket.



Untuk kali ini saya akan menuliskan bagaimana membuat router secara sederhana di Debian 8.4
Kita definisikan dahulu IP yang akan digunakan

IP untuk koneksi internet kita taruh di eth0
IP : 172.16.16.1/25
Gateway : 172.16.16.126
IP untuk local ditaruh di eth1
IP : 192.168.12.1/26

dari definisi diatas dikonfigurasikan kedalam sistem debian dengan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Memasukkan IP di interfaces (eth) dengan perintah

#nano /etc/network/interfaces

kemudian edit filenya menjadi sebagai berikut:
# The primary network interface

auto eth0
iface eth0 inet static
address 172.16.16.1
netmask 255.255.255.128
network 172.16.16.0
broadcast 172.16.16.127
gateway 172.16.16.126
# dns-* options are implemented by the resolvconf package, if installed
dns-nameservers 172.16.16.1
dns-search ajir.id
auto eth1
iface eth1 inet static
address 192.168.12.1
netmask 255.255.255.192
network 192.168.12.0
broadcast 192.168.12.63
2. Kemudian kita edit file rc.local
(digunakan untuk melakukan routing walaupun di restart) dengan perintah

root@ajir#nano /etc/rc.local

sebelum baris exit 0 ditambahkan

iptables -A POSTROUTING -t nat -o eth0 -j MASQUERADE

sehingga rc.local akan menjadi
#!/bin/sh -e
#
# rc.local
#
# This script is executed at the end of each multiuser runlevel.
# Make sure that the script will "exit 0" on success or any other
# value on error.
#
# In order to enable or disable this script just change the execution
# bits.
#
# By default this script does nothing.

iptables -A POSTROUTING -t nat -o eth0 -j MASQUERADE
exit 0
Kemudian isi konfigurasi pada /etc/network/option
Isikan baris :
ip_forward = yes
spoofprotect = yes
syncookies = no

3. Aktifkan ip forward
dengan perintah
root@ajir#nano /etc/sysctl.conf

cari kata #net.ipv4.ip_forward=1
kemudian hilangkan tanda #

4. Restart network
perintah
root@ajir#/etc/init.d/networking restart

5. Setting DNS
perintah
root@ajir# nano /etc/resolv.conf
tambahkan nameserver berikut :
nameserver 8.8.8.8
nameserver 8.8.4.4
Jika sudah restart PC Router dengan perintah reboot

Untuk mengecek konfigurasi Router kita coba melewati client dengan cara ping lewat CMD
Setting IP Client menjadi
ip address 192.168.12.2
netmask 255.255.255.192
gateway 192.168.12.1
Kemudian buka CMD dan ketikan :
1. ping 192.168.12.1 dan ping 172.16.16.126
Jika reply maka konfigurasi berhasil
2. ping google.com
jika reply maka konfigurasi berhasil